, ,

Dalam Upaya Perkuat Pertahanan, Bengkulu Bersiap Miliki Kodam Merah Putih

oleh -202 Dilihat

Bengkulu Bersiap Menyambut Kodam Baru: Tonggak Sejarah dan Penguatan Pertahanan di Bumi Rafflesia

Majalah Bengkulu– Dalam sebuah pengumuman yang disambut antusias oleh masyarakat dan pemerintah daerah, Provinsi Bengkulu dipastikan sedang dalam proses mendapatkan Komando Daerah Militer (Kodam) sendiri. Rencana strategis ini bukan hanya sekadar wacana, melainkan telah memasuki tahap koordinasi intensif, dengan target yang jelas: Bengkulu memiliki Kodam pada tahun 2027.

Danrem 041/Gamas, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, menjadi sosok yang vokal menyosialisasikan rencana bersejarah ini. Dalam kesempatan groundbreaking gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah, pada Jumat (17/10/2025), ia dengan tegas menyampaikan progres dan harapan TNI terkait pendirian Kodam ini.

“Pembangunan Kodam masih terus kita koordinasikan. Sesuai instruksi pimpinan, pada tahun 2027 nanti kita merencanakan agar Bengkulu sudah memiliki Kodam sendiri,” ujar Brigjen Jatmiko, menegaskan komitmen jangka waktu yang telah ditetapkan.

“Kodam Merah Putih”: Sebuah Nama yang Sarat Makna

Salah satu hal yang paling menarik dari rencana ini adalah pemberian nama untuk Kodam baru tersebut. Brigjen Jatmiko mengungkapkan bahwa nama “Kodam Merah Putih” diusulkan langsung oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan.

“Insyaallah nanti kodamnya diberi nama Kodam Merah Putih, sesuai dengan petunjuk Bapak Gubernur,” tambahnya.

Dalam Upaya Perkuat Pertahanan, Bengkulu Bersiap Miliki Kodam Merah Putih
Dalam Upaya Perkuat Pertahanan, Bengkulu Bersiap Miliki Kodam Merah Putih

Baca Juga: Perjalanan Ekonomi Bengkulu Menuju Akselerasi dengan Kehadiran Tol Bengkulu-Lubuklinggau

Pemilihan nama “Merah Putih” ini bukanlah hal biasa. Nama ini sarat dengan muatan semangat nasionalisme dan patriotisme. Berbeda dengan Kodam lain yang umumnya menggunakan nama kerajaan masa lalu (seperti Kodam Sriwijaya) atau unsur geografis (seperti Kodam Jaya), “Merah Putih” langsung merujuk pada bendera kebangsaan Indonesia. Ini merupakan pesan simbolis yang kuat tentang kesiapan Kodam ini untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ujung barat Sumatera ini. Bengkulu, yang juga menyimpan sejarah panjang sebagai tempat pengasingan Bung Karno, seakan ingin menegaskan kembali kontribusinya dalam perjalanan bangsa.

Tahapan Menuju Kodam: Fokus pada Penyiapan Lahan

Brigjen Jatmiko dengan gamblang memaparkan bahwa proses pendirian Kodam saat ini masih berfokus pada tahap paling fundamental: penyiapan lahan dan konsep pembangunan. Skala proyek ini terbilang besar, mengingat kompleksitas sebuah Markas Kodam.

Lahan yang dibutuhkan mencapai sekitar 100 hektare. Angka ini wajar mengingat di dalam kompleks Makodam nanti tidak hanya berisi markas komando, tetapi juga berbagai fasilitas pendukung integral seperti Kesatuan Kesehatan Daerah Militer (Kesdam), Polisi Militer Daerah Militer (Pomdam), Pembekalan Angkutan Daerah Militer (Paldam), serta satuan-satuan lainnya yang menopang operasional sebuah Kodam.

“Untuk kesiapan lahan saat ini masih menunggu koordinasi dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. Karena tidak bisa ditindaklanjuti jika lahannya belum clear and clean,” tegas Danrem.

Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah. Komitmen Pemprov Bengkulu dalam menyediakan lahan yang jelas dan bersih menjadi kunci pembuka bagi dimulainya seluruh proses pembangunan.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.