, ,

Langkah Strategis MAFINDO Bengkulu: Latih 100 Mahasiswa STIKES TMS Kuasai AI

oleh -178 Dilihat

MAFINDO Bengkulu & STIKES TMS Cetak Generasi AI-Ready: Bekali 100 Mahasiswa Hadapi Era Kecerdasan Buatan

Majalah Bengkulu– Langkah strategis untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi gelombang revolusi industri 4.0 dilakukan oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Wilayah Bengkulu. Berkolaborasi dengan STIKES Tri Mandiri Sakti (TMS) Bengkulu, mereka sukses menyelenggarakan Pelatihan “AI Ready ASEAN” yang diikuti secara antusias oleh 100 mahasiswa, pada Senin (13/10/2025).

Bertempat di Aula STIKES TMS, acara yang merupakan bagian dari inisiatif regional Asia Tenggara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua III STIKES TMS, Ns. Pawiliyah, S.Kep., M.AN. Dalam sambutannya, Pawiliyah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya pelatihan ini. Ia menekankan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi, penguasaan literasi digital, khususnya kecerdasan buatan (AI), bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menambah wawasan mahasiswa tentang kecerdasan buatan sekaligus memotivasi mereka untuk memanfaatkannya secara positif dan bertanggung jawab,” ujar Pawiliyah. Ia juga menambahkan bahwa integrasi pengetahuan AI dalam kurikulum kesehatan adalah keniscayaan untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi pelayanan di masa depan.

Program Kelas Dunia untuk Kader Lokal

Pelatihan AI Ready ASEAN bukanlah program sembarangan. Ini adalah inisiatif besar ASEAN Foundation yang didukung oleh Google.org, yang dijalankan secara serentak di 10 negara anggota ASEAN. Program ambisius ini menargetkan untuk dapat menjangkau lebih dari 5,5 juta warga ASEAN, dengan tujuan membangun pemahaman dasar, penerapan praktis, serta yang tak kalah pentingnya: fondasi etika dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.

MAFINDO Bengkulu Gelar Pelatihan AI Ready ASEAN, Mahasiswa STIKES TMS Antusias Belajar Teknologi Kecerdasan Buatan

Baca Juga: Sebuah Video Viral Memperlihatkan ASN di Bengkulu Menginjak Al-Quran

Untuk memastikan kualitas materi, pelatihan ini diisi oleh empat trainer bersertifikasi ASEAN yang mumpuni di bidangnya, yaitu Rafinita Aditia, M.I.Kom., Muhammad Krisno, M.I.Kom., Mika Oktarina, S.ST., M.Kes., dan Dani Fazli, S.T. Dinamika acara dipandu dengan lancar oleh Aldila V. Utami, M.I.Kom., yang bertindak sebagai pembawa acara.

Komitmen MAFINDO dalam Membangun Literasi Digital Generasi Muda

Koordinator Wilayah MAFINDO Bengkulu, Dr. Gushevinalti, M.Si., dalam pemaparannya menyatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen organisasinya dalam memperkuat literasi digital, khususnya bagi generasi muda. Sebagai organisasi yang aktif memerangi misinformasi, MAFINDO melihat bahwa pemahaman tentang AI adalah senjata baru yang crucial.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan digital agar siap menghadapi tantangan era kecerdasan buatan. Memahami AI tidak hanya tentang bagaimana menggunakannya, tetapi juga tentang bagaimana mengidentifikasi potensi penyalahgunaannya untuk menciptakan misinformasi atau disinformasi yang lebih canggih,” tegas Gushevinalti.

Penanggung jawab kegiatan, Fonika Thoyib, M.I.Kom., menambahkan bahwa pelatihan ini sengaja dirancang untuk bersifat praktis dan aplikatif, disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa di bidang kesehatan dan ilmu terapan lainnya. “Antusiasme peserta sangat tinggi terlihat dari engagement dan banyaknya pertanyaan yang diajukan. Ini menunjukkan semangat besar mereka untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi,” jelas Fonika.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.