Viral Fenomena Halo Matahari di Langit Kota Malang, Ini Penjelasan BMKG
Majalah Bengkulu – Viral Fenomena Halo Matahari alam yang menakjubkan baru-baru ini terjadi di langit Kota Malang, Jawa Timur. Warga setempat dihebohkan dengan penampakan halo matahari yang terlihat jelas pada Selasa, 23 Januari 2026. Fenomena ini viral di media sosial, dengan banyak foto dan video yang menunjukkan lingkaran cahaya besar yang mengelilingi matahari. Banyak orang yang menganggap ini sebagai kejadian langka atau bahkan tanda-tanda alam yang misterius. Namun, untuk menjelaskan fenomena ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan ilmiah terkait kejadian tersebut.
1. Fenomena Halo Matahari: Apa Itu?
Fenomena halo matahari adalah sebuah ilusi optik alami yang terjadi di atmosfer Bumi. Halo ini muncul ketika cahaya matahari mengenai kristal es yang berada di awan cirrostratus di ketinggian tinggi, sekitar 6 hingga 12 km di atas permukaan bumi. Kristal es ini bertindak sebagai prisma yang memantulkan dan membiaskan cahaya matahari, menghasilkan lingkaran cahaya yang terlihat di sekitar matahari.
Fenomena ini biasanya terjadi ketika cuaca mendung atau berawan tipis, dan sering kali terlihat pada waktu siang hari ketika matahari berada di posisi cukup tinggi. Lingkaran halo yang terbentuk bisa memiliki diameter sekitar 22 derajat, namun ukuran dan intensitas halo bisa bervariasi tergantung pada kondisi atmosfer saat itu.
2. Penjelasan BMKG: Mengapa Fenomena Ini Terjadi di Malang?
Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis oleh BMKG Malang, fenomena halo matahari yang terlihat di langit kota ini terjadi karena kondisi atmosfer yang mendukung terjadinya pembiasan cahaya oleh kristal es di awan cirrostratus. “Fenomena halo matahari ini biasanya terjadi di daerah yang memiliki kelembapan tinggi pada lapisan atmosfer atas, dengan adanya awan cirrostratus yang mengandung kristal es. Ketika cahaya matahari mengenai kristal tersebut, cahaya akan terbiaskan dan menghasilkan lingkaran cahaya di sekitar matahari,” ungkap Dwi Astuti, seorang ahli meteorologi BMKG Malang.
Dwi juga menjelaskan bahwa fenomena ini tidak langka dan sering terjadi di berbagai daerah, tetapi kehadirannya di kota-kota besar seperti Malang dapat membuatnya lebih mudah dilihat dan viral di media sosial. “Fenomena ini lebih sering terlihat pada musim hujan atau saat terjadi perubahan cuaca yang dapat meningkatkan kelembapan udara. Meskipun demikian, halo matahari bukan tanda dari bencana atau kejadian luar biasa, melainkan fenomena alam biasa yang menarik perhatian,” tambahnya.
Baca Juga: Deretan Turnamen AFF Tahun 2026 Indonesia Tuan Rumah Dua Ajang
3. Reaksi Warga Malang: Kejadian Langka atau Tanda Alam?
Sejak munculnya foto dan video tentang halo matahari di berbagai platform media sosial, banyak warga Malang yang terkejut dan kagum dengan penampakan fenomena tersebut. Sebagian dari mereka bahkan mengira bahwa kejadian ini adalah sebuah tanda alam atau fenomena yang sangat langka. Tidak sedikit yang kemudian membagikan foto halo matahari ini dengan berbagai spekulasi mengenai makna spiritual atau fenomena alam yang aneh.
“Saya baru pertama kali melihat halo matahari. Ini benar-benar menakjubkan, dan saya pikir ini adalah sesuatu yang sangat langka. Saya sempat berpikir apakah ini pertanda dari alam atau mungkin fenomena alam yang jarang terjadi,” kata Siti Nurul Aini, seorang warga Malang yang turut membagikan foto halo matahari di akun media sosialnya.
Namun, para ahli meteorologi dan ilmuwan mengingatkan bahwa meskipun fenomena halo matahari terlihat sangat menarik, hal ini adalah proses fisik alami yang bisa dijelaskan secara ilmiah. BMKG sendiri sudah menegaskan bahwa halo matahari bukan merupakan peringatan bencana atau fenomena supranatural, melainkan reaksi cahaya yang terjadi akibat kondisi atmosfer yang mendukung.
4. Fenomena Serupa yang Terjadi di Berbagai Belahan Dunia
Fenomena halo matahari bukan hanya terjadi di Malang, namun juga sering terlihat di berbagai belahan dunia. Biasanya, fenomena ini lebih sering terlihat di daerah-daerah yang memiliki iklim tropis atau subtropis, di mana kelembapan udara cukup tinggi. Halo matahari dapat terlihat di berbagai tempat, mulai dari daerah pegunungan hingga perkotaan, dengan intensitas dan ukuran yang berbeda-beda.
Pada tahun-tahun sebelumnya, fenomena serupa juga pernah terjadi di Jakarta, Bali, hingga Sulawesi. Kejadian tersebut sering kali menarik perhatian masyarakat yang tidak terbiasa melihatnya, karena bentuknya yang unik dan hampir selalu menjadi subjek foto atau video viral.
“Fenomena ini sering terjadi di daerah-daerah yang memiliki kondisi atmosfer tertentu, terutama saat kelembapan udara sangat tinggi dan awan cirrostratus mulai terbentuk. Ini adalah proses yang terjadi secara alami dan sangat bergantung pada cuaca saat itu,” jelas Dwi Astuti.
5. Viral Fenomena Halo Matahari Menariknya Fenomena Alam: Perspektif dari Ilmuwan
Bagi para ilmuwan, fenomena halo matahari menjadi peluang untuk mempelajari lebih dalam tentang fenomena optik yang terjadi di atmosfer Bumi. Menurut Dr. Anwar Setiawan, seorang ahli atmosfer di Institut Teknologi Bandung (ITB), fenomena seperti halo matahari memberikan wawasan penting mengenai proses pembiasan cahaya dan bagaimana partikel-partikel di atmosfer bisa mempengaruhi cara kita melihat langit.
“Fenomena halo matahari adalah contoh yang bagus tentang bagaimana partikel-partikel di atmosfer, seperti kristal es dalam awan cirrostratus, bisa mempengaruhi persepsi visual kita terhadap cahaya. Ini adalah salah satu contoh dari fenomena optik alami yang sangat menarik untuk dipelajari,” ungkap Dr. Anwar.
Selain itu, fenomena ini juga memberikan kesempatan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya cuaca dan atmosfer serta hubungannya dengan kehidupan sehari-hari.
6. Kesimpulan: Fenomena Alam yang Memikat
Fenomena halo matahari yang terjadi di langit Kota Malang pada Januari 2026 ini memang berhasil memikat perhatian banyak orang. Meskipun fenomena ini menjadi viral dan menarik perhatian banyak orang, penting untuk memahami bahwa halo matahari adalah hasil dari proses fisik alami yang terjadi di atmosfer Bumi dan bisa dijelaskan secara ilmiah. BMKG menjelaskan bahwa fenomena ini adalah hal yang biasa terjadi di banyak tempat di dunia, dan tidak perlu dipandang sebagai sesuatu yang luar biasa atau penuh dengan makna supranatural.
Kejadian seperti ini juga menjadi pengingat akan keajaiban alam yang ada di sekitar kita dan bagaimana kita bisa lebih menghargai proses-proses ilmiah yang terjadi setiap hari. Semoga melalui pemahaman yang lebih baik, masyarakat akan semakin sadar akan pentingnya ilmu pengetahuan dan bagaimana fenomena alam seperti halo matahari dapat memperkaya wawasan kita tentang dunia di sekitar.




![FOTO_DKI21[1] Pelantikan 11 Pejabat](https://smartraff.com/wp-content/uploads/2025/12/FOTO_DKI211-148x111.jpg)
